Anggarkan Rp1,2 Triliun pada 2027, Pemkab Kubar Rancang Pembangunan 120 Km Jalan dan 8 Jembatan

Pemkab Kutai Barat merencanakan pembangunan dan rekonstruksi jalan sepanjang 120 kilometer serta delapan jembatan pada 2027.

Loading

Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyiapkan anggaran infrastruktur sebesar Rp1,2 triliun pada tahun anggaran 2027. Anggaran tersebut direncanakan untuk pembangunan dan rekonstruksi jalan sepanjang 120 kilometer serta pembangunan delapan jembatan yang tersebar di wilayah Kutai Barat, termasuk kelanjutan pembangunan Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ).

Alokasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur (IKLI) daerah. Indeks ini tercatat naik dari 60,52 persen pada 2024 menjadi 64,80 persen pada 2025. Pemerintah daerah menempatkan konektivitas darat sebagai salah satu prioritas untuk mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Infrastruktur jalan dan jembatan juga menjadi penopang mobilitas warga sekaligus memperluas akses terhadap layanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, dan pusat pertumbuhan ekonomi. Ketersediaan akses yang memadai diharapkan dapat mempermudah masyarakat dari wilayah kampung menuju kawasan perkotaan maupun sentra kegiatan ekonomi.

“Ketersediaan infrastruktur berkualitas berupa jalan, transportasi, listrik, air bersih, dan internet menentukan produktivitas serta kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Hal ini menentukan daya saing daerah dan kemudahan akses pada layanan kesehatan, pendidikan, dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi,” jelas Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam pidato pembangunan pada Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-27 Kutai Barat di Gedung DPRD Kubar, Rabu (4/11/2026).

Frederick menambahkan, penanganan infrastruktur konektivitas antarwilayah mayoritas dirancang melalui skema kontrak tahun jamak (multiyears) agar pekerjaan dapat diselesaikan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Sejumlah proyek strategis jalan dan jembatan antarkecamatan yang masuk dalam rencana tersebut meliputi:

  • Pembangunan jalan dan penanganan longsoran Jalan Bung Karno ruas Simpang Ombau–Juaq Asa–Linggang Amer–Mencelew.
  • Rekonstruksi Jalan Anah–Long Iram Ilir–Long Iram Kota–Sukomulyo–Long Daliq.
  • Rekonstruksi Jalan Melak–Empakuq–Muara Bunyut–Muara Beloan.
  • Rekonstruksi ruas Simpang Jalan TSA–Mendung–Jerang Melayu.
  • Rekonstruksi Jalan Simpang Marimun–Muara Batuq.
  • Pembangunan Jembatan Sungai Nyuatan di Kampung Sembuan.
  • Rekonstruksi Jalan Simpang Mahulu–Linggang Muara Leban–Keliwai.
  • Pembangunan Jalan Melapeh–Temula.
  • Rekonstruksi Jalan Jelemuq–Tukul–Muyub Ilir.

Melalui rencana alokasi Rp1,2 triliun pada 2027, Pemkab Kubar menargetkan sentra produksi pertanian, perkebunan rakyat, hingga perkampungan di sepanjang sungai dapat terhubung lebih baik dengan kawasan perkotaan Sendawar. Peningkatan konektivitas ini diharapkan memperlancar distribusi hasil produksi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pusat ekonomi dan pelayanan publik.

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *