Dekranasda Kubar Raih Prestasi di Kaltim Award 2026, Bupati Dorong Program Makin Berkualitas

Dekranasda Kutai Barat terus mendorong pembinaan perajin dan pengembangan produk kerajinan khas daerah.

Loading

Sendawar – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) meraih Juara Harapan 3 pada ajang Dekranasda Kaltim Award 2026. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya pembinaan dan promosi produk kerajinan lokal yang dilakukan Dekranasda dalam mengangkat potensi kriya daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kutai Barat Frederick Edwin di sela malam penutupan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Kutai Barat yang dipusatkan di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kamis (5/11/2026) malam.

Menurut Frederick, penghargaan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur tersebut merupakan hasil kerja keras dan konsistensi Dekranasda dalam memperkenalkan potensi seni kriya Kutai Barat kepada masyarakat yang lebih luas. Capaian ini diharapkan menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan perajin sekaligus memperluas promosi kerajinan khas daerah, khususnya batik tulis.

“Menggali potensi Kubar yang sarat makna kehidupan ini perlu kesungguhan dan sinergi, dan hal ini sudah dibuktikan secara nyata oleh Dekranasda,” kata Bupati di hadapan para hadirin.

Keberhasilan Dekranasda Kubar tidak terlepas dari program pendampingan terhadap perajin lokal di tingkat kampung. Salah satu hasil pengembangan tersebut terlihat dari lahirnya karya wastra baru berupa Batik Tulis motif “ITAH OTUR” karya seniman asal Kampung Intu Lingau. Kain batik tersebut secara resmi diluncurkan pada malam penutupan peringatan hari jadi Kabupaten Kutai Barat.

Pengembangan kerajinan berbasis potensi lokal ini juga menjadi upaya menjaga keberlanjutan keterampilan dan kekayaan motif daerah. Melalui pendampingan, perajin diharapkan mampu menghasilkan produk yang memiliki ciri khas sekaligus dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan demikian, kerajinan tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga berpeluang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Bupati berpesan agar pengurus Dekranasda tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Ia mendorong agar program kerja ke depan disusun lebih terarah dan berkualitas, terutama dalam penguatan kurasi produk, regenerasi perajin, serta perluasan akses pasar bagi pelaku industri kreatif.

“Saya berpesan agar Dekranasda terus mengembangkan dan meningkatkan eksistensinya melalui program-program yang semakin berkualitas. Terlebih dalam mendorong tumbuh kembang dan pelestarian wastra Kubar, sehingga mampu memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” pungkas Frederick.

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *