Cetak Tenaga Vokasi Industri, Pemkab Kubar Bangun Kampus Poltek Sendawar Mulai 2027

Politeknik Sendawar diproyeksikan menjadi pusat pendidikan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil di Kutai Barat.

Loading

Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memprioritaskan pengembangan Politeknik Sendawar (Poltek Sendawar) sebagai pusat pencetak sumber daya manusia (SDM) vokasi yang kompeten dan siap diserap industri hilir.

Untuk mengakselerasi rencana tersebut, Pemkab akan merealisasikan proyek pembangunan prasarana kampus terpadu melalui skema kontrak tahun jamak (multiyears) pada tahun anggaran 2027.

Langkah transformasi kampus vokasi daerah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Kubar dalam menyongsong peralihan ekonomi dari sektor ekstraktif batu bara menuju sektor industri manufaktur hijau.

Keberadaan fasilitas perkuliahan dan laboratorium praktikum yang representatif disiapkan guna mencetak tenaga terampil di bidang pengolahan mineral pasir silika, oleokimia kelapa sawit, perkebunan modern, serta rantai pasok energi baru terbarukan.

Tidak hanya melayani masyarakat lokal, kampus modern ini juga diproyeksikan membuka akses pendidikan tinggi kejuruan berkualitas yang mudah dijangkau bagi generasi muda dari kabupaten tetangga, Mahakam Ulu (Mahulu). Fasilitas ini diharapkan dapat memangkas kesenjangan mutu pendidikan di wilayah hulu Mahakam.

Penguatan sektor pendidikan vokasi ini dinilai penting agar masyarakat lokal memiliki daya saing tinggi di tengah masuknya arus investasi industri hilir.

“Kampus ini ditargetkan menjadi pusat keunggulan yang juga melayani mahasiswa dari Kabupaten Mahakam Ulu untuk memutus kesenjangan pendidikan di kawasan pedalaman. Oleh karena itu, melalui kontrak tahun jamak pada tahun 2027 akan dilaksanakan Pembangunan Prasarana Politeknik Sendawar,” papar Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam pidato penyampaian kinerja pembangunan pada Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-27 Kutai Barat di Gedung DPRD Kubar, Rabu (4/11/2026).

Penguatan pendidikan kejuruan tinggi ini melengkapi berbagai program peningkatan kualitas SDM pendidikan yang telah direalisasikan Pemkab Kubar.

Di antaranya penyaluran beasiswa bagi 3.167 siswa jenjang SD dan SMP pada 2026, sertifikasi terhadap 2.479 guru atau 65,39 persen melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta pemenuhan sarana digital sekolah berupa 76 unit smartboard, 1.037 unit komputer, dan delapan unit perangkat internet satelit Starlink.

Kampus Prioritaskan Asrama dan Laboratorium

Komitmen pembenahan fisik kampus tersebut diperkuat dengan alokasi anggaran bertahap yang direncanakan mencapai puluhan miliar rupiah. Pemerintah daerah saat ini tengah mematangkan penyusunan dokumen perencanaan teknis (Detail Engineering Design/DED) dan tahapan tender.

Direktur Politeknik Sendawar, Silvanus Parayu Prana Warman, menegaskan bahwa pembaruan infrastruktur ini merupakan realisasi dari visi kepala daerah dalam meningkatkan daya saing generasi muda lokal.

“Ini memang program prioritas Pak Bupati dan Wakil Bupati sekarang untuk peningkatan SDM, dan Politeknik menjadi salah satu sasarannya,” katanya.

Silvanus menjelaskan bahwa pembangunan fisik difokuskan pada sarana vital seperti ruang kuliah bersama, laboratorium terpadu, dan asrama mahasiswa. Hal ini mengingat fasilitas kampus belum pernah diperbarui sejak 2008–2009. Keberadaan asrama dinilai mendesak untuk mengakomodasi mahasiswa asal perkampungan pelosok yang kerap terkendala hunian di Barong Tongkok.

“Rencananya ruang kuliah bersama, kemudian asrama, karena banyak mahasiswa dari daerah jauh yang kesulitan tempat tinggal di Barong Tongkok. Selain itu juga laboratorium, itu yang kita fokuskan dulu,” ujar Silvanus.

“Kita fokus dulu ke infrastruktur, karena sudah lama belum ada pembaruan. Harapannya kepercayaan masyarakat meningkat dan anak-anak Kubar bisa kuliah di daerah sendiri tanpa harus ke luar,” tambahnya.

Selain modernisasi fasilitas fisik untuk menopang wacana jangka panjang alih status menjadi universitas sebagaimana digagas Ketua Pembina Yayasan Ismail Thomas, Pemkab Kubar turut menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp3 juta per mahasiswa setiap tahun bagi lebih dari 370 mahasiswa aktif. Dukungan sarana dan finansial ini diharapkan mampu mempercepat penyiapan tenaga kerja terampil yang siap mengabdi di tanah kelahirannya.

Melalui modernisasi sarana dan prasarana Politeknik Sendawar pada 2027, Pemkab Kubar optimistis angka pengangguran terbuka dapat ditekan secara berkesinambungan, sekaligus memastikan generasi muda Kutai Barat mampu menjadi motor penggerak utama di industri manufaktur dan hilirisasi daerahnya sendiri.

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *