![]()
Balikpapan – Sebanyak 11 rumah warga di RT 48 dan RT 49, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan, terdampak kebakaran yang terjadi pada Jumat (21/8/2026).
Di tengah masa tanggap darurat, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal (IT) Balikpapan menyalurkan bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terdampak.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan makanan siap konsumsi. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascakebakaran.
IT Manager Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balikpapan, Okky, mengatakan perusahaan turut prihatin atas musibah yang dialami warga.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga di RT 48 dan RT 49 Kelurahan Baru Ilir. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat,” ujar Okky.
Menurut dia, respons terhadap kondisi masyarakat di sekitar wilayah operasi menjadi bagian dari kepedulian perusahaan, terutama ketika warga menghadapi situasi darurat.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan kebutuhan dasar warga menjadi salah satu hal yang perlu segera diperhatikan setelah terjadi bencana.
“Dalam kondisi darurat, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat perlu menjadi perhatian bersama. Kami mendorong seluruh unit operasi untuk tanggap dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta pemangku kepentingan terkait agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar Edi.
Ia mengatakan dukungan tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melihat kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menguatkan semangat warga dalam menghadapi masa pemulihan. Pertamina juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu masyarakat terdampak,” tambah Edi.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga dalam merespons kondisi sosial masyarakat, termasuk ketika terjadi situasi darurat di sekitar wilayah operasional.
Bagi warga yang terdampak, bantuan kebutuhan pokok dan makanan menjadi penopang untuk melewati masa awal setelah kebakaran, sembari menunggu penanganan dan proses pemulihan lebih lanjut.












