![]()
BALIKPAPAN – Deretan bibit mangrove mulai berdiri di sepanjang pesisir Pantai Lamaru. Lumpur dan air pasang tak menyurutkan langkah puluhan orang yang menanam satu per satu pohon muda itu. Dari tangan-tangan pekerja hingga aparat, upaya kecil tersebut menjadi harapan baru bagi garis pantai Balikpapan.
PT Pamapersada Nusantara melalui unit operasional BPOP (PAMA BPOP) menginisiasi penanaman mangrove dan pohon produktif di sejumlah titik kota, mulai kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pantai Lamaru hingga Gunung Empat, Somber. Sekitar 1.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata ditanam bertahap sepanjang November–Desember 2025.
Kegiatan ini tak berjalan sendiri. Sejumlah perusahaan dalam lingkup ASTRA Grup seperti United Tractors, Komatsu Remanufacturing Asia, United Tractor Pandu Engineering, Bina Pertiwi, Serasi Autoraya (TRAC), hingga IBID turut bergandengan tangan. Di kawasan pesisir, jajaran Ditpolairud Polda Kaltim ikut membantu proses penanaman.

Bagi PAMA BPOP, pekerjaan tak berhenti setelah bibit tertanam. Perawatan dan pemantauan rutin dilakukan agar mangrove benar-benar tumbuh dan melindungi pesisir dari abrasi.
“PAMA BPOP tidak hanya terlibat pada tahap penanaman, tetapi juga memastikan aspek perawatan dan monitoring berjalan dengan baik. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir, khususnya mangrove yang memiliki fungsi ekologis sangat vital,” kata Chief PAMA BPOP Expert Sulasman, didampingi CSR Officer PAMA BPOP, Aziz Kusuma Aji.
Tak hanya di pantai, penghijauan juga menyasar daratan dan lingkungan pendidikan. Di SDN 22 Balikpapan Timur serta kawasan RT 80 dan RT 60 Kelurahan Manggar, berbagai pohon buah ditanam agar manfaatnya bisa dirasakan langsung warga. Rambutan binjai, alpukat markus, alpukat aligator, jambu air, elai, mangga, durian hingga matoa menjadi pilihan.

Selain bibit, bantuan pupuk dan media tanam organik juga disalurkan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi siswa dan masyarakat.
Deputy Chief BPOP Agus J Siburian menyebut kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Kami mendorong kolaborasi agar dampak program lebih luas dan berkelanjutan. PAMA BPOP berupaya hadir tidak hanya di kawasan pesisir, tetapi juga di ruang-ruang publik dan pendidikan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Agus.
Lewat langkah sederhana menanam hari ini, mereka berharap pesisir lebih terlindungi, udara lebih sejuk, dan anak-anak bisa tumbuh bersama lingkungan yang lebih hijau di masa depan.
Penulis: Tim
Editor: Tifa






