![]()
gawaiberita, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim terus berkomitmen mendukung pengembangan atlet muda di daerah melalui alokasi dana hibah sebesar Rp30 miliar pada tahun 2024. Langkah ini merupakan implementasi dari arahan Gubernur Kaltim yang menekankan pentingnya pembinaan sejak usia dini.
Hak itu diungkapkan oleh Plh Kepala Sekertaris Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) Kaltim, Zairin Zain, bahwa pihkanya mendapatkan arahan dari Gubernur Kaltim untuk melatih anak-anak sejak dini.
“Kami mendapat arahan langsung dari Gubernur untuk melatih anak-anak sejak dini agar mereka dapat berkembang dan berprestasi. Dengan dukungan anggaran ini, kita ingin mencontoh sekolah olahraga di luar negeri yang telah maju,” ungkap Zairin, Selasa (19/11/2024).
Ia menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengadopsi sistem pembinaan modern yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet muda di berbagai cabang olahraga. Salah satu langkah yang diambil adalah memanfaatkan dana tersebut untuk melakukan sentralisasi pembinaan atlet di beberapa wilayah di Kaltim, seperti Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), dan Balikpapan.
“Karena keterbatasan fasilitas penunjang di beberapa daerah, pembinaan terpusat akan dilakukan di wilayah-wilayah tersebut. Semua kebutuhan atlet akan tetap dibiayai oleh pemerintah daerah,” tambahnya.
Program ini bertujuan untuk mencetak generasi atlet yang tidak hanya siap bersaing di tingkat nasional tetapi juga internasional. Dispora berharap, melalui langkah strategis ini, Kaltim dapat menjadi daerah yang menghasilkan atlet unggul di berbagai cabang olahraga. (adv/yhon)












