Petrosea Gandeng Puskesmas dan PPNI, 54 Anak Ikut Khitanan Massal di Kariangau

Tenaga kesehatan melakukan tindakan khitan dalam kegiatan Petro Care 2026 yang diikuti puluhan anak di Balikpapan Barat, Minggu (14/6/2026).

Loading

Balikpapan – Suasana UPTD Puskesmas Kariangau, Balikpapan Barat, tampak berbeda pada Minggu (14/6/2026). Sejak pagi, puluhan anak didampingi orang tuanya memadati area puskesmas untuk mengikuti kegiatan khitanan massal Petro Care 2026.

Kegiatan sosial ini digelar PT Petrosea Tbk bekerja sama dengan DPK Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD Kanujoso Djati Wibowo Balikpapan dan Puskesmas Kariangau sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.Sebanyak 54 anak dari Kelurahan Kariangau mengikuti kegiatan tersebut sebagai penerima manfaat. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

External Relations Officer PT Petrosea Tbk, Sondang Purba, mengatakan khitanan massal merupakan bagian dari Program Petro Care Petrosea Support Facilities Tahun 2026 yang berfokus pada pilar kesehatan.

“Khitanan massal adalah bagian dari Corporate Social Responsibility pilar kesehatan Program Petro Care Petrosea Support Facilities Tahun 2026,” ujarnya.

Menurut Sondang, program ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak bertumbuh dengan sehat, orang tua mendapatkan pengetahuan tambahan tentang kesehatan, dan silaturahmi antara PT Petrosea Tbk dengan warga Kelurahan Kariangau semakin baik,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar program sosial dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada stakeholder yaitu Kelurahan Kariangau, Puskesmas Kariangau dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia Rumah Sakit Kanujoso Balikpapan yang sudah berkolaborasi dalam mensukseskan kegiatan khitanan massal tahun 2026,” ujarnya.

Sondang turut menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kariangau, dr. Nur Ayu Hasanah, mengatakan kegiatan tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua yang dilaksanakan bersama RSUD Kanujoso Djati Wibowo Balikpapan.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pelaksanaan kali ini mendapat dukungan penuh dari PT Petrosea Tbk melalui program Petro Care.

“Alhamdulillah kembali di tahun 2026 ini Puskesmas Kariangau bekerja sama dengan Rumah Sakit Kanujoso menyelenggarakan kegiatan khitanan massal. Di tahun kedua ini kami disupport oleh PT Petrosea Tbk melalui Petro Care,” ujarnya.

Pihaknya sebenarnya menargetkan sebanyak 60 peserta. Bahkan, kuota tersebut telah terpenuhi sebelum akhir Mei, dengan tambahan tiga anak dalam daftar tunggu.

Namun pada pelaksanaan hari kegiatan, jumlah peserta disesuaikan dengan kesiapan dan kondisi kesehatan masing-masing anak.

“Untuk pendaftaran sudah tercapai 60 peserta dan masih ada waiting list tiga anak. Kami tetap menargetkan 60 peserta, tetapi pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi anak-anak pada hari kegiatan,” jelasnya.

Menurut Nur Ayu, tingginya minat masyarakat menunjukkan program seperti ini sangat dibutuhkan. Tahun ini, jangkauan informasi juga diperluas dengan melibatkan Puskesmas Graha Indah dan Puskesmas Karang Jati.

“Kalau tahun lalu sasarannya hanya anak-anak di Kariangau, tahun ini kami sudah berkolaborasi dengan Puskesmas Graha Indah dan Puskesmas Karang Jati untuk menyebarkan informasi,” katanya.

Persiapan kegiatan dilakukan sejak tiga bulan terakhir, sementara pembahasan awal sudah dimulai sejak akhir tahun lalu. Pendaftaran dibuka pada 1 Mei 2026 dan kuota peserta langsung terpenuhi dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah target 60 peserta tercapai sebelum akhir Mei. Ini menunjukkan kegiatan seperti ini sangat positif dan dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

Selain mendapatkan layanan khitan, para peserta juga menerima bingkisan dan dukungan pascatindakan. PT Petrosea berharap program ini dapat terus berlanjut sebagai kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui semangat Petro Care, sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan tenaga kesehatan diharapkan terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi yang lebih sehat di masa depan.

Penulis: Tim

Editor: Tifa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *