IKN Bukan Sekadar Pusat Pemerintahan, Otorita Bidik Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Suasana Dialog Media Strategis yang menghadirkan Otorita IKN dalam agenda pengukuhan pengurus SPS Kalimantan Timur periode 2025–2029 di Balikpapan.

Loading

Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan pembangunan Nusantara terus berjalan di tengah berbagai isu yang menyebut proyek ibu kota baru mengalami stagnasi.

Penegasan itu disampaikan langsung Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, saat menghadiri agenda Pengukuhan Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kalimantan Timur Periode 2025–2029 dan Dialog Media Strategis di Grand Tjokro Balikpapan, Rabu (20/5/2026).

Dalam forum tersebut, Troy mengatakan pembangunan IKN saat ini tetap bergerak melalui tiga skema pendanaan, yakni APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta investasi swasta.

“Semuanya bergulir pada saat ini, artinya proses pembangunan terus bergerak. Tidak ada kata berhenti, stagnan, atau mangkrak. Inilah diksi-diksi yang harus dikoreksi oleh siapa pun,” ujar Troy.

Ia menjelaskan, arah pembangunan Nusantara tidak hanya difokuskan sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia, tetapi juga disiapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep Superhub Ekonomi Nusantara.

Menurut Troy, konsep tersebut dirancang untuk menghubungkan berbagai klaster strategis di Kalimantan Timur sehingga mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi baru yang saling terintegrasi.

“Superhub Ekonomi Nusantara adalah arah pengembangan ekonomi IKN yang menghubungkan klaster-klaster strategis untuk menciptakan pertumbuhan baru yang inovatif. Tujuan daripada Ibu Kota Nusantara adalah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru di Indonesia,” katanya.

Ia memaparkan pembangunan IKN kini tidak hanya berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tetapi juga dikembangkan melalui sembilan wilayah perencanaan yang mencakup pusat pemerintahan, kawasan bisnis dan kesehatan, energi baru terbarukan, pendidikan, riset, industri pangan, hingga kawasan hiburan.

Pengembangan tersebut juga disebut membuka ruang kolaborasi dengan daerah sekitar seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, Samarinda, dan wilayah lain di Kalimantan Timur.

Dalam paparannya, Troy turut menyampaikan sejumlah perkembangan pembangunan yang telah berjalan di kawasan Nusantara, mulai dari akses jalan, fasilitas kesehatan, klaster perbankan, institusi pendidikan, fasilitas ibadah, hingga penataan kawasan Sepaku.

Ia menyebut Otorita IKN juga terus mendorong penguatan sektor sosial, budaya, UMKM, pengelolaan lingkungan, serta berbagai layanan pendukung masyarakat di sekitar kawasan pembangunan.

Pada sesi diskusi, Troy juga menanggapi pertanyaan peserta terkait putusan terbaru Mahkamah Konstitusi mengenai Undang-Undang IKN dan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Menurutnya, putusan tersebut tidak membatalkan status Nusantara sebagai ibu kota negara, melainkan memperkuat koridor hukum perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara.

“Fakta hari ini adalah IKN terus berproses dan terus dibangun,” tegasnya.

Troy juga menyoroti pentingnya peran media dalam menjaga ruang informasi publik agar perkembangan pembangunan IKN disampaikan secara utuh dan berdasarkan fakta.

“Melalui forum ini, kami sangat membutuhkan narasi tell the truth, the whole truth, and nothing but the truth,” pungkasnya.

Penulis: Tim

Editor: Tifa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *