EKOBIS  

Souvenir Khas Kalimantan dan Doa Bersama Warnai Penutupan Tahun di Bandara SAMS Sepinggan

Penumpang QG 425 rute Balikpapan–Jakarta menerima kenang-kenangan spesial dari Bandara SAMS Sepinggan saat tutup tahun 2025.

Loading

Balikpapan – Menutup tahun 2025, PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memberikan sentuhan spesial bagi para penumpang terakhir. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen perpisahan dengan tahun lama, tetapi juga sarana apresiasi dan edukasi budaya bagi pengguna jasa Bandara.

Kegiatan diawali dengan doa bersama bagi saudara-saudara yang berada di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan, sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan. Selanjutnya, penumpang terakhir menerima bunga dan souvenir khas Kalimantan secara simbolis, menegaskan pelayanan hangat dan berkesan dari Bandara SAMS Sepinggan.

Acara berlangsung meriah di ruang tunggu Gate 6, disemarakkan dengan tarian Nusantara yang menghiasi momen pelepasan penumpang terakhir maskapai Citilink dengan nomor penerbangan QG 425 rute Balikpapan–Jakarta. General Manager Bandara, R. Iwan Winaya Mahdar, bersama jajaran pejabat PT Angkasa Pura Indonesia, turun langsung menyapa penumpang dan menyerahkan kenang-kenangan.

“Momen hitungan mundur menyambut tahun 2026 ini bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum bagi kami untuk berterima kasih. Kami mengapresiasi seluruh petugas yang telah bekerja keras menjaga kelancaran operasional sepanjang tahun 2025, serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para penumpang atas kepercayaannya memilih Bandara SAMS Sepinggan sebagai pintu gerbang perjalanan mereka,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan bahwa kepuasan pengguna jasa menjadi prioritas utama. “Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan di tahun mendatang dengan komitmen melayani sepenuh hati,” tutupnya.

Kebahagiaan para penumpang pun terlihat jelas. Budi, salah satu penumpang QG 425, mengaku terkejut dengan sambutan hangat manajemen Bandara.

“Saya benar-benar tidak menyangka akan mendapat sambutan seperti ini. Ini pertama kalinya saya merasakan apresiasi yang begitu hangat dari pihak Bandara, apalagi souvenir khas Kalimantan yang diberikan sangat berkesan. Ini menjadi penutup tahun yang luar biasa,” ungkap Budi.

Senada, Danisa, penumpang lain, menyatakan rasa terharu dengan perhatian manajemen.

“Pelayanannya sangat ramah dan kejutan souvenir ini menjadi kado terindah bagi saya di penghujung tahun 2025. Terima kasih Bandara SAMS Sepinggan,” ujarnya.

Kegiatan rutin tahunan ini tidak hanya mempererat hubungan antara pengelola Bandara dan pengguna jasa, tetapi juga menjadi sarana promosi budaya lokal kepada wisatawan melalui souvenir khas Kalimantan Timur. Dengan cara ini, Bandara SAMS Sepinggan tidak sekadar menjadi gerbang transportasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang hangat, berkesan, dan edukatif bagi setiap penumpangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *