![]()
BALIKPAPAN – Tragedi memilukan terjadi di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Senin (17/11) sore. Enam anak meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan bekas galian di Kilometer 8. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah pencarian intensif dilakukan oleh Tim SAR gabungan.
Musibah bermula sekitar pukul 17.30 WITA ketika enam anak dari RT 68, Km 8, bermain di tepi lubang bekas galian. Tanpa menyadari bahaya, mereka bergerak ke area tengah yang memiliki kontur curam dan kedalaman ekstrem. Lima anak terseret arus dan tenggelam, sementara satu lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Laporan pertama diterima Kantor SAR Balikpapan pada pukul 18.07 WITA melalui Babinsa setempat. Tim Rescue segera menuju lokasi dan melaksanakan penyisiran permukaan, penyelaman di titik-titik duga, serta pencarian bersama warga.
Dua korban pertama ditemukan warga tak lama setelah laporan masuk. Pencarian kemudian dilanjutkan hingga malam hari, dan empat anak lainnya berhasil ditemukan di wilayah RT 37 Km 8.
“Seluruh korban telah ditemukan. Dengan berat hati kami sampaikan seluruhnya dalam kondisi tidak bernyawa. Operasi SAR resmi ditutup,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita.
Adapun enam korban yang meninggal adalah:
- Alfa Kaltiana Hadi (P/12)
- Ica Nawang (P/11)
- Arafa Lirman Faiz (L/8)
- Anaya Zaira Azarah (P/5)
- Muhammad Rifai Alamsyah (L/9)
- Kartika Ardayanti (P/9)
Sementara satu korban selamat diketahui bernama Ade (L/6).
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Balikpapan, Babinsa, relawan, warga sekitar, dan keluarga korban. Seluruh jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Warga menyebut area bekas galian itu memang kerap dijadikan tempat bermain, meski beberapa titik memiliki kedalaman yang sangat berbahaya. Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak tentang pentingnya pengawasan anak dan penanganan serius terhadap lokasi-lokasi rawan tenggelam.












