![]()
Samarinda – Memanfaatkan momentum Ramadan 1447 Hijriah, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) menegaskan komitmen integritas dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Rabu (26/2/2026), PLN UIP KLT bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia menandatangani Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS).
Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret memastikan seluruh proyek ketenagalistrikan di Kalimantan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai koridor hukum.
Direktur IV Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAMINTEL), Setiawan Budi Cahyono, menekankan peran vital Kejaksaan sebagai mitra strategis dalam mengawal percepatan pembangunan nasional.
“Pengamanan pembangunan strategis adalah peran penting Kejaksaan dalam mendukung proyek nasional. Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai koridor hukum, sehingga eksekusi proyek dapat memberi manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya.
Kegiatan dihadiri juga oleh Kasubdit PPI dan IPTEK Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis, Suyanto, serta para Asisten Intelijen dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. Jajaran manajemen PLN UIP KLT turut hadir untuk menegaskan komitmen bersama.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyebut sinergi ini sebagai langkah strategis untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan dengan tata kelola yang baik.
“Kolaborasi ini memastikan setiap proyek strategis PLN UIP KLT berjalan transparan, tepat waktu, dan sesuai hukum. Dukungan Kejaksaan Agung menjadi bagian penting untuk menjamin manfaat pembangunan ini bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam agenda tersebut, dilakukan penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan Surat Persetujuan Pengamanan Pembangunan Strategis dari Kejaksaan Agung. Prosesi ini menjadi simbol komitmen PLN UIP KLT dan Kejaksaan Agung dalam menjaga integritas dan akuntabilitas proyek.
Basuki menambahkan, penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum adalah upaya PLN untuk memastikan proyek strategis berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Dengan pengawalan Kejaksaan Agung, kami optimistis proyek ketenagalistrikan di Kalimantan dapat berjalan efektif, akuntabel, dan mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi ini, PLN UIP KLT dan Kejaksaan Agung RI berkomitmen memperkuat koordinasi pengamanan proyek, mendukung pembangunan nasional, serta mewujudkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan di Kalimantan.
Penulis: Tim
Editor: Tifa












