![]()
Balikpapan – Kejaksaan Negeri Balikpapan menutup Tahun 2025 dengan sederet capaian positif. Mulai dari tingginya kepuasan masyarakat, realisasi anggaran di atas 95 persen, hingga penerimaan negara bukan pajak yang melampaui target. Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Andri Irawan, Kepala Kejaksaan Negeri Balikpapan, dalam press release yang digelar pada Rabu, 31 Desember 2025.
Salah satu capaian yang menjadi sorotan utama adalah hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025 yang bersumber dari aplikasi Sinergi Informasi Reformasi Birokrasi Kementerian PAN-RB. Hasil survei menunjukkan mayoritas layanan Kejaksaan Negeri Balikpapan memperoleh predikat A atau sangat baik.
Layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pengambilan tilang, serta pengembalian barang bukti masing-masing meraih nilai 90. Nilai tertinggi diraih oleh layanan bantuan dan pelayanan hukum dengan skor 91. Sementara itu, layanan Jaksa Masuk Sekolah mencatat nilai 88 dan layanan penerangan serta penyuluhan hukum berada di angka 86.
“Hasil survei ini menunjukkan bahwa masyarakat merasakan langsung peningkatan kualitas pelayanan kami. Ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Balikpapan untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik,” ujar Andri Irawan.
Dari sisi pengelolaan keuangan, Kejaksaan Negeri Balikpapan mencatat realisasi anggaran Tahun 2025 sebesar Rp17,77 miliar dari total pagu Rp18,73 miliar, atau mencapai 95,61 persen. Menurut Andri, belum maksimalnya penyerapan anggaran tersebut disebabkan oleh adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
“Penyerapan anggaran yang belum seratus persen bukan karena kendala pelaksanaan, melainkan karena adanya efisiensi anggaran dari pusat. Namun seluruh program prioritas tetap dapat kami jalankan dengan optimal,” jelasnya.
Capaian signifikan juga ditunjukkan melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dari target yang ditetapkan sebesar Rp2,30 miliar, Kejaksaan Negeri Balikpapan berhasil merealisasikan Rp3,43 miliar, atau setara 148,9 persen dari target.
“PNBP yang melampaui target ini mencerminkan pelaksanaan tugas penegakan hukum yang berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” kata Andri.
Dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) internal, Kejaksaan Negeri Balikpapan memperoleh nilai 87,93 dengan predikat A. Selain itu, Kejari Balikpapan juga meraih Juara Harapan III kategori satuan kerja dengan tingkat pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran terbaik, serta mencatat Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sebesar 92,57 persen di tingkat Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Timur.
Sementara itu, di bidang intelijen, Kejaksaan Negeri Balikpapan sepanjang Tahun 2025 aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi hukum kepada masyarakat, seperti Jaksa Masuk Sekolah, Jaksa Menyapa, penyuluhan hukum, penerangan hukum, hingga pengamanan pembangunan strategis.
Atas kinerja publikasi dan pemberitaan di media sosial, bidang intelijen Kejaksaan Negeri Balikpapan berhasil meraih peringkat pertama sebagai Kejaksaan Negeri dengan publikasi kinerja terbaik se-Kalimantan Timur Tahun 2025.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini telah bersinergi membantu menyampaikan informasi dan kinerja Kejaksaan Negeri Balikpapan kepada masyarakat,” tutup Andri Irawan.
Penulis : Tifa
Editor : Tim












