EKOBIS  

Jelang HUT RI ke-80, PLN Tanamkan Kesadaran Keselamatan Listrik pada Pelajar SD

Petugas PLN memandu anak-anak mengenali potensi bahaya listrik lewat peragaan interaktif.

Loading

Berau – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) melalui PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (UPP KLT 2) menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Edukasi K3” di SD Muhammadiyah Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Kamis (17/7).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata PLN dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya keselamatan penggunaan listrik sejak usia dini. Melalui metode interaktif dan menyenangkan, siswa diajak memahami potensi bahaya kelistrikan lewat presentasi visual, permainan edukatif, hingga simulasi sederhana yang melibatkan partisipasi aktif para siswa.

Manager PLN UPP KLT 2, Jefry Sambara Palelleng, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan kelistrikan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar.

“Sebagai generasi yang tumbuh di tengah kemajuan teknologi, anak-anak perlu dibekali pemahaman dasar tentang keselamatan kelistrikan. Harapannya, mereka bisa menjadi agen perubahan yang membawa kebiasaan baik di lingkungan rumah maupun sekolah,” ujarnya.

Antusiasme pun tampak dari pihak sekolah. Kepala SD Muhammadiyah Tanjung Redeb, Susianah, S.Pi., M.Pd., menyambut baik program ini karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pelajaran formal.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan pemahaman yang belum tentu mereka dapatkan di pelajaran formal. Sosialisasi dari PLN ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengedukasi anak-anak tentang pentingnya keselamatan saat menggunakan listrik di rumah maupun di sekolah,” ungkap Susianah.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga membawa semangat nasionalisme. Menurut General Manager PLN UIP Kalbagtim, Raja Muda Siregar, edukasi keselamatan listrik merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam menyambut momen kemerdekaan dengan semangat membangun masyarakat yang cerdas dan aman.

“PLN tidak hanya berkomitmen menyediakan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan listrik. Edukasi seperti ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar, apalagi bagi anak-anak sebagai pengguna listrik masa depan,” terang Raja.

Dengan bekal pengetahuan keselamatan kelistrikan, diharapkan anak-anak dapat menjadi pelopor budaya aman dalam penggunaan listrik, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar. Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus menjalankan program serupa di berbagai daerah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap keselamatan publik.

Penulis: TIMEditor: TIFA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *