![]()
Balikpapan – Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 resmi dicanangkan di Balikpapan. Acara ini menjadi momen untuk menekankan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh sektor pembangunan di Kalimantan Timur.
Apel pencanangan digelar di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Ir. H. Seno Aji, Ketua DPRD Kaltim, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Balikpapan, serta mewakili Kapolda Kaltim, Dirpamobvit Kombes Pol. Didik Mulyanto.
Wakil Gubernur membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Ph.D., yang menekankan bahwa penerapan K3 bukan sekadar formalitas, tapi bagian penting dari pembangunan daerah. Lingkungan kerja yang aman dan sehat akan membuat pekerja lebih produktif dan kegiatan pembangunan berjalan lebih lancar.
Selain apel, pemerintah provinsi menyerahkan Penghargaan K3 Provinsi Kaltim 2026 kepada ratusan perusahaan yang menjalankan standar keselamatan kerja dengan baik. Santunan BPJS Ketenagakerjaan juga diberikan kepada tiga pekerja sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kerja.
Acara semakin menarik dengan simulasi dan atraksi K3 dari PT Jembatan Muara Bara dan PT Pamapersada Nusantara Site Baya. Peserta bisa melihat langsung praktik keselamatan kerja di lapangan, dari penggunaan alat pelindung diri hingga prosedur tanggap darurat.
Kombes Pol. Didik Mulyanto menambahkan, Polda Kaltim mendukung penuh penerapan K3 agar lingkungan kerja di berbagai sektor semakin aman dan produktif. “Kami berharap seluruh pekerja, perusahaan, dan pemerintah daerah bisa terus bekerja sama untuk mewujudkan budaya kerja yang aman, nyaman, dan efisien,” katanya.
Dengan peringatan ini, diharapkan kesadaran akan K3 semakin luas, dan semua pihak dapat menerapkan praktik kerja aman secara konsisten, sehingga pembangunan di Kalimantan Timur bisa berjalan lancar dan pekerja terlindungi.
Penulis: Tim
Editor: Tifa








