Polresta Balikpapan Tangani 442 Kasus Kriminalitas Sepanjang Tahun 2025, Penyelesaian Kasus Meningkat

Slide yang dipaparkan Polresta Balikpapan menunjukkan 442 kasus kriminalitas sepanjang tahun 2025, dengan 282 kasus berhasil diselesaikan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Loading

Balikpapan – Tahun 2025 menjadi tantangan tersendiri bagi Polresta Balikpapan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sepanjang tahun ini, tercatat 442 kasus kriminalitas di kota ini, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pengawasan, respons cepat, dan penanganan yang tepat dari pihak kepolisian tetap tinggi.

Meski angka kriminalitas meningkat, Polresta Balikpapan berhasil mencatat penyelesaian perkara yang lebih baik, dengan 282 kasus berhasil ditangani atau sekitar 63,8 persen, naik hampir 5,88 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini mencerminkan upaya serius kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan memastikan setiap kasus mendapatkan perhatian yang layak.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, menekankan bahwa pencapaian ini tak lepas dari kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat.
“Kami berupaya agar setiap laporan masyarakat bisa ditangani secara maksimal. Tidak ada yang terlewat, dan setiap kasus diproses sesuai prosedur,” ujarnya.

Menurut Anton, peran aktif masyarakat sangat penting untuk mendukung pengungkapan kasus, terutama di wilayah yang rawan. Dengan informasi yang akurat, polisi bisa bergerak lebih cepat dan tepat sasaran.
“Keamanan kota bukan hanya tanggung jawab polisi. Partisipasi warga sangat menentukan, karena informasi dari masyarakat sering menjadi kunci penyelesaian kasus,” katanya.

Jika ditinjau dari jenis kejahatan, Polresta Balikpapan membagi perhatian antara kejahatan konvensional, seperti penganiayaan dan pencurian, dengan kejahatan trans nasional, khususnya peredaran narkoba.

Pada 2025, kejahatan transnasional tercatat meningkat menjadi 344 kasus, dengan 211 kasus berhasil diselesaikan, atau sekitar 61,3 persen. Sementara itu, kejahatan terkait kekayaan negara, termasuk tindak pidana korupsi, juga ditangani jajaran Polresta Balikpapan, dengan 6 kasus yang berhasil ditangani, termasuk penyelesaian tunggakan tahun sebelumnya.

Anton menekankan, tantangan-tantangan ini menjadi bahan evaluasi bagi Polresta Balikpapan untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat.
“Tahun 2025 menutup dengan pelajaran penting bagi kami. Menghadapi peningkatan kriminalitas, dibutuhkan kerja sama harmonis antara aparat dan warga. Dengan koordinasi yang baik, Balikpapan tetap bisa menjadi kota yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakatnya,” ujarnya.

Penulis : Tifa

Editor : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *