HUKRIM  

204 Kasus Narkoba Terungkap Sepanjang Tahun 2025, Polresta Balikpapan: Peran Masyarakat Krusial

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, menyampaikan capaian penanganan narkoba tahun 2025 kepada awak media saat press release, Rabu 31 Desember 2025. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memutus rantai peredaran narkoba.

Loading

Balikpapan – Peredaran narkoba masih menjadi perhatian serius bagi Polresta Balikpapan sepanjang 2025. Sepanjang tahun ini, tercatat 339 kasus narkoba, dengan 204 kasus berhasil diungkap, atau sekitar 60 persen. Angka ini menunjukkan bahwa meski tantangan tetap tinggi, upaya kepolisian dalam menindak peredaran narkoba semakin efektif dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan aktif masyarakat. Warga yang berani memberikan informasi memungkinkan polisi bergerak cepat dan tepat sasaran, sehingga rantai peredaran narkoba bisa diputus sebelum meluas.
“Informasi dari masyarakat sangat membantu kami memutus mata rantai peredaran narkoba. Tanpa dukungan warga, upaya kami tentu tidak akan seefektif ini,” ujar Anton.

Anton menjelaskan, konsentrasi operasi narkoba difokuskan di wilayah barat kota, bekerja sama dengan BNN, BNK, dan pemerintah daerah. Tidak hanya penindakan, upaya pencegahan dan edukasi juga dilakukan, khususnya kepada pelajar dan generasi muda, agar mereka tidak terjerat narkoba.
“Peredaran narkoba bukan hanya masalah hukum, tapi juga masalah sosial. Kami ingin generasi muda Balikpapan tetap sehat dan produktif, tanpa terjerat narkoba,” tambahnya.

Dalam rangka menekan peredaran narkoba, Polresta Balikpapan juga aktif melakukan razia dan patroli rutin, terutama menjelang momen tertentu seperti akhir tahun dan libur panjang. Anton menekankan bahwa keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada peran masyarakat. Setiap informasi yang diberikan oleh warga menjadi kunci pengungkapan kasus, sehingga polisi dapat bertindak cepat dan tepat.
“Kami berharap masyarakat terus bersinergi dengan kepolisian. Setiap laporan yang masuk, sekecil apapun, bisa menjadi titik awal untuk memutus rantai peredaran narkoba di Balikpapan,” kata Anton.

Penanganan narkoba di Balikpapan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga. Dengan kerja sama yang erat, Polresta Balikpapan optimis peredaran narkoba bisa ditekan, dan generasi muda kota ini tetap terlindungi dari dampak negatifnya.

Penulis : Tifa

Editor : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *