![]()
Balikpapan – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Timur. Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP Kalbagtim 1), PLN berhasil melakukan energize atau pengaktifan Gardu Induk (GI) 150 kV Tempadung beserta Incomer Kariangau–Petung–GI Tempadung.
Kegiatan ini berlangsung di GI Tempadung, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat keandalan pasokan listrik, terutama bagi pelanggan industri besar seperti PT Mitra Murni Perkasa (MMP), perusahaan smelter nikel dengan kebutuhan daya sebesar 140 MVA.
Energize ini dilakukan setelah rangkaian pekerjaan teknis seperti rekonfigurasi SUTT 150 kV Bypass dari Incomer Kariangau–Petung ke GI Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) PT MMP dan pengujian peralatan GI Tempadung secara menyeluruh. Proyek ini juga memperkuat jalur backbone transmisi di Kalimantan Timur, yaitu SUTT 150 kV Kariangau–Petung.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT), Raja Muda Siregar, menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh pihak yang mendukung kelancaran proyek strategis ini:
“GI Tempadung adalah infrastruktur strategis dalam penguatan sistem transmisi di Kalimantan Timur. Keberhasilan proses energize ini menunjukkan komitmen PLN menjaga keandalan sistem dan memenuhi kebutuhan listrik pelanggan industri,” ujar Raja Muda Siregar.
Senada, Manager PLN UPP Kalbagtim 1, I Made Gita Prawira, menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam proyek ini:
“Dengan dukungan penuh dari manajemen UIP KLT dan kolaborasi erat bersama PLN Pusertif, Pusmanpro, UPT Balikpapan, UP2B Kaltimra, ULTG Balikpapan, serta mitra KSO HKP-INDISI, seluruh tahapan pengujian hingga proses energize GI Tempadung dapat dilaksanakan dengan baik. Skema satu fasa ini menjadi langkah awal pengamanan suplai KTT PT MMP dan peningkatan keandalan sistem transmisi Kariangau–Petung,” ungkapnya.
Momentum pengaktifan GI Tempadung ini juga sejalan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, yang jatuh pada 1 Juni 2025. Nilai-nilai gotong royong, tanggung jawab, dan pengabdian tercermin dalam keberhasilan teknis yang dicapai oleh tim di lapangan—menunjukkan bahwa semangat Pancasila juga hidup dalam kerja-kerja pembangunan nasional.
PLN kini melanjutkan tahap konstruksi lanjutan guna menyempurnakan konfigurasi GI Tempadung dan meningkatkan keandalan sistem transmisi 150 kV di Kalimantan Timur. Proyek ini tidak hanya menjamin suplai listrik bagi sektor industri, tetapi juga memperkuat ekosistem pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.












